Dosen Teknik Mesin dan Administrasi Bisnis Berkolaborasi Dorong Inovasi Hijau bagi UMKM Batik di Kabupaten Pasuruan

 


Pasuruan – Kolaborasi lintas keilmuan kembali diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Program Studi Teknik Mesin dan Administrasi Bisnis. Kegiatan ini mengusung judul “Green Innovation as a Strategy for Empowering Batik MSMEs: Improving Productivity and Diversification toward Sustainable Green Industry in Pasuruan Regency.”

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM batik di Kabupaten Pasuruan dalam menghadapi tantangan industri yang semakin kompetitif sekaligus mendorong penerapan prinsip industri hijau yang berkelanjutan. Melalui pendekatan inovasi ramah lingkungan, para pelaku usaha didorong untuk meningkatkan efisiensi produksi serta menciptakan diversifikasi produk yang bernilai tambah.

Dalam pelaksanaannya, dosen Teknik Mesin berkontribusi melalui pengenalan teknologi tepat guna yang mendukung proses produksi batik yang lebih efisien dan hemat energi, termasuk pengelolaan limbah cair yang lebih ramah lingkungan. Sementara itu, dosen Administrasi Bisnis memberikan pendampingan dalam aspek manajerial, seperti penguatan strategi bisnis, inovasi produk, branding, hingga perluasan akses pasar.

Kegiatan ini melibatkan pelaku UMKM batik lokal yang antusias mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan. Materi yang diberikan meliputi penerapan konsep green production, peningkatan kualitas produk, serta pengembangan lini produk baru yang sesuai dengan tren pasar berkelanjutan.

Ketua tim pengabdian menyampaikan bahwa inovasi hijau bukan hanya menjadi tuntutan global, tetapi juga peluang bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing. “Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku UMKM batik agar tidak hanya produktif, tetapi juga mampu bertransformasi menuju industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pelatihan, tim juga melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan implementasi inovasi dapat berjalan optimal. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan pelaku UMKM serta menjadikan Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu pusat industri batik yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama